Showing posts with label berkat. Show all posts
Showing posts with label berkat. Show all posts

Sunday, December 13, 2015

#Wallpaper “God’s #Love Poured” – (#free #download / #unduh #gratis)

Silakan unduh gratis (free download) Wallpaper “God’s Love Poured” untuk koleksi Anda dengan mengklik gambar di bawah!

:)

Tuhan mengasihi Anda tidak peduli apakah Anda merasakannya atau tidak! Kasih-Nya tidak bersyaratkan atas perbuatan baik atau kesucian Anda. Anda harus memulai dari tempat ini dimana “Tuhan telah memberikan segalanya, dan jika saya tidak merasakan kasih-Nya, itu bukan bahwa Tuhan belum memberikan; itu adalah saya yang tidak menyadari apa yang saya miliki.” … Bagaimana bisa Anda pernah ragu bahwa Anda akan mendapatkan sesuatu yang sudah Anda miliki?!

Bacalah artikel Anda Telah Memilikinya! dan diberkatilah lebih lagi! Anda juga bisa mengunduh wallpaper ini dengan mengklik gambarnya di artikel tersebut.

romans5-5Silakan unduh gratis gambar besarnya dengan mengklik gambar

Catatan:
Gambar-gambar besar ini diunduh dari situs lain.
Kemungkinan besar gambar aslinya memiliki copy right. Karena itu harap tidak diperjualbelikan atau dipergunakan untuk keuntungan pribadi, melainkan pakailah untuk membangun iman pribadi maupun orang lain di sekeliling Anda sebagai berkat anugerah-Nya!

Kristus Yesus memberkati Anda dalam Kasih Karunia-Nya!


Saturday, May 23, 2015

#Wallpaper “Abide in the #Vine” – #gratis

Silakan unduh gratis (free download) wallpaper “Abide in the Vine” untuk koleksi Anda dengan mengklik gambar di bawah!

:)

Allah menghasilkan buah melalui kita ~ sama seperti ranting yang hanya merupakan saluran kehidupan bagi getah pokok anggur, dicangkokkan ke dalam partisipasi/kesatuan yang penuh sukacita dengan kehidupan dari pokok anggur, sehingga SANG KEHIDUPAN ITU dapat memiliki ekspresi di dalam dan melalui banyak ranting!!

Bacalah artikel “Kristus Sebagai Kehidupan” dan diberkatilah lebih lagi! Anda juga bisa mengunduh lukisan ini dengan mengklik gambarnya di artikel tersebut.

John15_5Silakan unduh gratis gambar besarnya dengan mengklik gambar

Catatan:

Gambar-gambar besar ini diunduh dari situs lain.
Kemungkinan besar gambar aslinya memiliki copy right. Karena itu harap tidak diperjualbelikan atau dipergunakan untuk keuntungan pribadi, melainkan pakailah untuk membangun iman pribadi maupun orang lain di sekeliling Anda sebagai berkat anugerah-Nya!

Kristus Yesus memberkati Anda dalam Kasih Karunia-Nya!


Sunday, May 17, 2015

Lukisan “Terimalah #Kerajaan #Kristus Sepenuhnya” – #gratis

Silakan unduh gratis (free download) lukisan “Terimalah Kerajaan Kristus Sepenuhnya” untuk koleksi Anda dengan mengklik gambar di bawah!

:)

“Adalah kerinduan Bapa-Ku bahwa kamu menerima Kerajaan-Ku dalam kepenuhannya”!!!

Bacalah artikel “Jangan puas dengan apa yang kurang. Terimalah yang terbaik dari Tuhan” dan diberkatilah lebih lagi! Anda juga bisa mengunduh lukisan ini dengan mengklik gambarnya di artikel tersebut.

light of the worldSilakan unduh gratis gambar besarnya dengan mengklik gambar

Catatan:

Gambar-gambar besar ini diunduh dari situs lain.
Kemungkinan besar gambar aslinya memiliki copy right. Karena itu harap tidak diperjualbelikan atau dipergunakan untuk keuntungan pribadi, melainkan pakailah untuk membangun iman pribadi maupun orang lain di sekeliling Anda sebagai berkat anugerah-Nya!

Kristus Yesus memberkati Anda dalam Kasih Karunia-Nya!


Saturday, May 16, 2015

Dimulai dengan suatu #Dasar yang #Pasti

Suatu pewahyuan yang benar akan Firman Tuhan adalah elemen yang paling penting dari kehidupan Kristen yang penuh kemenangan

Firman Allah sering menyebut dirinya sebagai benih. Ada total empat puluh empat ayat dalam Perjanjian Baru di mana kata Yunani sperma diterjemahkan “benih.”

Untuk menjadi hamil dan melahirkan, apakah itu untuk sebuah keajaiban yang Anda butuhkan dalam tubuh Anda atau pun visi yang Tuhan telah beri kepada Anda, Anda harus terlebih dahulu menanam Firman Tuhan seperti suatu benih di dalam hati Anda. Konsepsi, yang pada akhirnya menghasilkan buah, tidak dapat berlangsung tanpa terlebih dahulu menanam suatu benih.

Saya terus bertemu orang-orang Kristen yang berdoa dan percaya akan campur tangan Tuhan dalam hidup mereka, tapi tetap frustrasi dengan hasil-hasil mereka. Mengapa? Karena mereka tidak pernah mengandung mukjizat mereka dengan menanam benih Firman Allah dalam hati mereka. Itu seperti seorang wanita yang berdoa untuk hamil dan kemudian bingung ketika itu tidak terjadi meskipun dia tidak pernah memiliki hubungan dengan seorang pria. Benih harus ditanam untuk konsepsi bisa terjadi.

Dalam Markus 4, Tuhan mengajarkan tiga perumpamaan yang menggambarkan bahwa Firman bagi Kerajaan Allah adalah persis apa suatu benih alami bagi panen. Yang pertama dari perumpamaan ini, cerita tentang penabur, adalah kunci untuk membuka semua yang lain (Mark 4:13). Jika kita tidak memahami kebenaran ini, Yesus berkata, kita akan tidak mengerti perumpamaan-Nya yang lain.

key knowledge

Kunci Pengenalan / Pengetahuan

Ada banyak kebenaran yang mengubah hidup di dalam perumpamaan ini, tapi satu fakta harus dipahami untuk mendapatkan manfaat penuh dari ajaran ini: Tuhan menggunakan perbandingan Firman-Nya terhadap suatu hukum alam, yang tidak dapat berubah, bukan terhadap suatu lembaga manusia.

Inilah yang saya maksud: Hampir semua sistem yang telah diciptakan manusia itu dapat ditipu atau dimanipulasi. Sistem hukum dapat dihajar, membiarkan yang bersalah pergi dengan bebas. Sistem pendidikan dapat dihajar, melewatkan siswa-siswa yang belum benar-benar mempelajari materinya. Tapi proses menabur dan menuai tidak dapat diubah.

Bagaimana jika seorang petani menunggu sampai ia melihat tetangganya menuai hasil panen mereka sebelum ia menabur benihnya? Terlepas dari bagaimana tulusnya atau pembenaran dia untuk tidak menabur benih pada saat yang tepat, dia tidak akan menuai panen dalam semalam. Hukum menabur dan menuai tidak bisa dilanggar.

Inilah sebabnya mengapa Tuhan memilih untuk membandingkan cara Firman-Nya bekerja dengan benih. Proses perkecambahan Firman Tuhan dalam hidup Anda membutuhkan waktu dan tidak dapat dihindari.

Dalam perumpamaan kedua Markus 4, Yesus berkata,

Jesus The Sower“Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.” (Markus 4:26-29).

Benih adalah Firman Tuhan (Markus 4:14), dan tanah adalah hati kita (Markus 4:15). Hati kita diciptakan oleh Allah untuk menghasilkan buah ketika Firman-Nya ditanam di dalamnya. Sama seperti benih harus tetap di tanah dari waktu ke waktu untuk berkecambah, demikian juga Firman Tuhan harus tinggal di dalam kita.

Yesus berkata dalam Yohanes 15:7,

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”

Apa yang akan terjadi jika Anda menanam benih di kebun Anda dan kemudian menggalinya setiap pagi untuk melihat apakah ada sesuatu yang terjadi? Benih itu akan mati dan tidak pernah menghasilkan buah. Anda harus memiliki keyakinan bahwa benih itu sedang melakukan apa yang Tuhan menciptakannya untuk melakukan.

Beberapa orang menaruh Firman Allah dalam hati mereka selama satu atau dua hari, tetapi jika mereka tidak segera melihat buah, mereka menggali benih itu melalui kata-kata dan tindakan mereka dan bertanya-tanya mengapa itu tidak bekerja. Benih itu harus dibiarkan di tanah sepanjang waktu. Lalu ada juga berbagai tahap pertumbuhan.

growth stagesMarkus 4:28 mengatakan,
Mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.

Banyak orang yang tidak sabar, ingin memotong siklus pertumbuhan dan mendapatkan hasil penuh sekarang juga. Saya sudah benar-benar harus memberitahu orang-orang bahwa apa yang untuknya mereka percaya Tuhan itu tidak akan terjadi, bukan karena visi itu tidak baik, tetapi karena mereka mengharapkan hasil lengkap yang segera.

Misalnya, seorang mahasiswa Charis Bible College datang kepada saya, ia tidak pernah memegang pekerjaan, telah berada di rumah sakit jiwa, dan seluruh hidupnya telah hidup dari sumbangan kesejahteraan. Ketika ia mendengar pengajaran tentang kemakmuran dan visi, ia mulai bermimpi besar. Dia punya rencana untuk membeli dan merenovasi sebuah hotel tua. Total biaya akan lebih dari 4 juta dolar.

Itu benar-benar suatu rencana besar. Saya memuji dia untuk fakta bahwa ia sedang bermimpi dan menyuruhnya untuk terus bermimpi besar. Lalu saya mengatakan kepadanya bahwa itu mungkin bekerja untuk seseorang tetapi itu tidak akan bekerja untuk dia. Mengapa? Karena sebelumnya orang ini tidak pernah percaya Tuhan untuk sepeser pun. Harus ada mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.

Anda mungkin berpikir bahwa itu terlalu keras, tapi itulah kebenaran. Ada kemungkinan bahwa ia bisa memenangkan lotre. Itu mungkin, tapi itu akan merupakan bukan Allah. Kerajaan Allah beroperasi pada hukum-hukum, seperti hukum yang mengatur proses menghasilkan buah dari suatu benih. Tuhan tidak akan memberikan bulir-bulir jika Anda belum melihat tangkai terlebih dahulu. Itulah cara kerajaan Allah bekerja.

Inilah persis alasan kebanyakan orang tidak melihat yang terbaik dari Allah terwujud dalam hidup mereka. Mereka memiliki iman lotre. Mereka pikir bahwa karena Allah mengasihi mereka, Dia akan mengabulkan saja permintaan mereka terlepas dari apakah mereka mengijinkan keajaiban dari benih itu untuk bekerja atau tidak.

Jamie dan saya adalah contoh besar tentang itu. Ketika saya masih muda dan pemula dalam pelayanan, saya benci menerima persembahan. Saya berharap bahwa bagaimanapun, Tuhan akan memberi saja banyak uang kepada saya, dan saya bisa melayani tanpa pernah menerima persembahan. Nah, itu bukan cara Tuhan bekerja.

Allah menetapkan bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari Injil (1 Kor. 9:14). Bahkan para pelayan harus hidup dari buah apa yang mereka tabur. Selama bertahun-tahun, selagi saya mengajarkan Firman Tuhan kepada ratusan dan ribuan orang, benih Firman itu berakar. Buah Firman Allah dan usaha kita datang dalam bentuk kehidupan-kehidupan yang diubahkan dan keinginan dalam hati orang-orang yang mengalami perubahan ini untuk membantu orang lain.

Kemudian, ketika saya akhirnya mengerti bagaimana menabur dan menuai bekerja, saya berbagi dengan mereka apa yang Tuhan sedang lakukan melalui pelayanan kami dan memberi mereka kesempatan untuk memberi. Mereka menanggapi dan kami mampu menjangkau lebih banyak dan lebih banyak orang lagi dengan kabar baik. Melalui pemberian mereka, bukan hanya mereka menyentuh kehidupan orang lain, tetapi juga pada saat yang sama, mereka menanam benih keuangan untuk masa depan mereka sendiri.

Ketika saya membuat keputusan untuk melakukan pelayanan televisi pada bulan Januari 2000, Tuhan berbicara kepada saya. Dia mengatakan bahwa pelayanan saya baru saja dimulai, dan jika pelayanan itu berakhir sekarang, saya tidak akan pernah memenuhi apa yang Dia panggil untuk saya lakukan. Nah, itu cukup berkuasa mengingat bahwa pada saat itu saya telah berada dalam pelayanan selama lebih dari tiga puluh tahun. Semua yang telah kami lakukan, meskipun kami telah melihat buah dari ribuan jiwa diubahkan, baru merupakan penanaman benih. Tuhan ingin mengambil pelayanan ini ke suatu tingkat yang baru sehingga Dia bisa meneruskan pesan cinta dan rahmat tanpa syarat-Nya kepada dunia.

Sejak itu, pelayanan telah meledak. Saya percaya ini terjadi karena dua alasan: 1. Karena benih yang telah kita tanam, dan 2. Karena itulah waktu dalam sejarah ketika dunia sudah matang untuk pesan yang Allah telah tempatkan dalam hati saya. Tidak ada cara lain untuk mengatakan itu. Itu adalah waktu saya saja, sebagaimana itu adalah untuk Esther.

Dalam Ester 4:14, kita membaca,
“Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”

Buah dari semua benih yang kami telah tanam dan yang Anda telah tanam akan dihasilkan terhadap tantangan besar untuk menjangkau dunia. Peluang berlimpah, pintu-pintu membuka, dan setiap orang dari kita akan perlu bekerja bersama-sama untuk melihat visi itu terpenuhi. Allah telah membangun fondasi yang kuat untuk pelayanan ini melalui Firman-Nya, dan kita sekarang membangun di atas dasar yang kuat itu.

Anda dapat menonton program televisi dan membaca newsletter kami atau kunjungi website kami. Namun, saya telah menemukan bahwa sebagian besar mitra dan teman-teman kami tidak tahu semua yang pelayanan ini lakukan untuk mencapai orang-orang di seluruh dunia. Tuhan mengatakan kepada saya bahwa saya harus mengubah itu. Saya perlu membuat pemaparan visi (Hab 2:2) sehingga orang lain dapat bergabung dengan kami untuk mencapai apa yang telah Tuhan berikan kepada kami untuk dilakukan.

Saya tahu Anda akan diberkati untuk belajar bagaimana pemberian Anda mempengaruhi kehidupan.

Hukum menabur dan menuai ini beroperasi di setiap bidang kehidupan kita. Jika kita mau menanam Firman Allah dalam hati kita, maka ijinkanlah benih itu berkecambah dan tanaman itu untuk bertumbuh hingga matang, kita akan menuai buah panenan. Itulah yang terbaik dari Tuhan!

Saya tidak bisa mengatakan dengan cukup kuat betapa pentingnya bahwa Anda mengenal Firman Tuhan dan bahwa Anda menanam benih Firman-Nya di dalam hati Anda jauh sebelum Anda membutuhkan buah panen. Ini bisa saja berarti perbedaan antara kemakmuran dan kemiskinan, atau bahkan hidup dan mati. Saya percaya ini sangat penting sehingga itulah kelas pertama yang saya ajar untuk siswa baru di CBC setiap tahun.

dont-judge-each-day-by-the-harvest-you-reap-but-by-the-seeds-that-you-plant-3

“Jangan menilai setiap hari dengan panen yang Anda tuai, melainkan dengan benih-benih yang Anda tanam”

Memahami kekuatan dan pentingnya Firman Tuhan dalam hidup Anda akan membantu Anda melampaui pemikiran “raba-rasa” yang berbasis emosi yang banyak orang kelirukan dengan iman. Ini bukan tentang apa yang Anda rasakan; ini tentang apa yang telah ditanam di dalam hati Anda dan apa yang akan berbuah secara penuh. Inilah dasar untuk menerima janji-janji Allah.

Catatan:

Tulisan ini adalah terjemahan artikel yang ditulis oleh Andrew Wommack di websitenya..

You can also read the original English article “It Begins with a Sure Foundation”.


Thursday, May 14, 2015

#Pelajaran Dari #Elia

Salah satu hal yang paling penting yang telah pernah Tuhan berbicara kepada saya diambil dari bagian Alkitab yang melibatkan nabi Elia. Setelah saya melihat apa yang ayat-ayat itu benar-benar katakan, itu terkait dengan banyak kebenaran lainnya bersama-sama dan membuat dampak besar pada hidup saya. Ini begitu sederhana sehingga setelah Anda melihatnya, Anda akan bertanya-tanya bagaimana sebelumnya Anda tidak pernah melihat itu.

Inilah yang dikatakan dalam 1 Raja-raja 17:2-4:

EliaKemudian datanglah firman TUHAN kepadanya: “Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.”

Penyediaan Elia tidak berada di mana dia tadinya berada; itu berada di tempat mana Allah telah menyuruhnya pergi! Ini sungguh dalam!

Beberapa dari Anda memperoleh kesan dari Allah untuk melakukan sesuatu. Mungkin Anda seharusnya memulai bisnis baru, membuat perubahan pekerjaan, pindah ke kota lain, pergi ke sekolah Alkitab, berbicara dengan seseorang, dll. Anda ingin melakukannya, tapi Anda menahan diri karena penyediaan belum ada. Anda mengatakan, “Tuhan, saya tidak bisa melakukan apa yang Engkau minta tanpa terlebih dahulu melihat penyediaan itu. Bagaimana saya bisa tahu semua hal ini akan berhasil.” Prinsip dalam 1 Raja-raja ini berlaku langsung ke situasi Anda. Allah mengirimkan penyediaan untuk kebutuhan Anda bukan di mana Anda sedang berada, tetapi ke tempat mana Dia menyuruh Anda untuk pergi! Pertanyaannya adalah, “Apakah Anda berada ‘disana’.” Beberapa dari Anda tidak mengalami penyediaan supranatural karena Anda tidak berada “disana.” Ada tempat yang disebut “disana” untuk Anda.

Dalam ayat 4, Tuhan berkata, “Aku telah memerintahkan gagak,” (penekanan saya), yang berarti Dia sudah berbicara kepada burung-burung gagak tersebut dan mereka sedang dalam perjalanan mereka ke tempat Elia seharusnya pergi.

I Raja-raja 17:5 mengatakan,

Lalu ia [Elia] pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
(Kurung dari saya)

Dengan kata lain, jika Elia tetap tinggal di mana dia berada, dia bisa saja berdoa dan berpuasa, sambil mengatakan, “Tuhan, mengapa Engkau tidak menyediakan kebutuhan saya.” Tapi dia tidak akan melihat penyediaan Allah jika ia tidak pergi kemana Allah telah instruksikan.

Salah satu alasan kita tidak melihat penyediaan yang lebih besar dari Allah secara finansial, emosional, ataupun dalam keadaan-keadaan kita adalah karena kita tidak melakukan apa yang Tuhan telah katakan kepada kita untuk dilakukan. Kita memiliki perkataan dari Tuhan yang kita belum tindaki. Kita berada di tempat lain selain di tempat mana Dia telah menyuruh kita untuk berada.

Sekarang, ini adalah poin penting karena saya banyak berkhotbah tentang kasih karunia Allah. Saya berbicara bahwa bagaimana kasih karunia Allah adalah bagaimana Dia memberikan berbagai hal dan bahwa itu tidak didasarkan pada ketaatan atau kekudusan kita. Allah mengasihi kita tanpa bergantung pada kinerja kita – itu benar secara mutlak! Tapi apakah ini berarti menaati-Nya tidak penting. Justru sebaliknya. Saya percaya Tuhan memiliki rencana bagi hidup saya dan bahwa Dia memilih saya sejak dalam kandungan ibu saya dan menahbiskan saya untuk menjadi seorang nabi dan melayani. Saya percaya Dia memiliki hal-hal besar yang direncanakan bagi saya, hal-hal yang diperuntukkan bagi saya yang memiliki label nama saya padanya. Tapi jika saya tidak menaati, melangkah dan melakukan apa yang Dia katakan untuk saya lakukan, Tuhan masih akan menyediakan, tapi saya yang akan melewatkannya. Saya harus pergi ke “sana”. Saya tidak percaya Tuhan begitu saja membuat hal-hal menjadi terwujud; itu membutuhkan kerjasama dari pihak kita.

Hal ini tidak dimaksudkan untuk menyakiti atau menuduh siapa pun, karena saya tahu bahwa beberapa dari Anda berpikir, Mungkin itu sebabnya hal-hal tidak berhasil dalam hidup saya saya belum menaati apa yang Tuhan katakan untuk saya lakukan! Yah … itu sama sekali benar! Ini bukan berarti bahwa Tuhan tidak akan memberkati Anda karena Anda tidak mendengarkan-Nya; tapi bahwa berkat-Nya itu ada “disana”! Jika alasan Anda tidak akan melangkah keluar karena Anda memiliki semacam bentuk “keamanan” tapi Anda sengsara dan hal-hal tidak berjalan dengan benar, saya mendorong Anda untuk melakukan apa yang Tuhan katakan untuk Anda lakukan.

Saya bermain football di SMA, dan apa yang saya bicarakan ini mirip dengan bagaimana seorang quarterback melemparkan bola ke seorang penerima yang waspada. Seorang quarterback tidak membuang bola ke tempat penerima itu berada; ia melemparkannya ke tempat penerima itu harus berada. Jika ia tidak melakukan itu, ia akan melewatkan si penerima. Demikian juga, Allah sedang memenuhi semua kebutuhan Anda – Dia sedang mengirimkan pasokan-Nya ke tempat yang Dia suruh untuk Anda berada.

Contoh lain mengenai hal ini adalah tentang calon-calon mahasiswa Alkitab kita. Tuhan berfirman kepada mereka dan mengatakan untuk datang ke sekolah Alkitab, tetapi mereka bergumul dengan itu karena mereka punya pekerjaan yang baik, rumah bagus, keluarga, dan teman-teman yang mereka tidak ingin tinggalkan. Keamanan dari hal-hal itu menahan mereka dari mengambil langkah iman karena mereka tidak melihat bagaimana Tuhan akan menyediakan. Tapi saya sudah melihat bahwa apa yang saya berbagi menjadi inspirasi ratusan orang. Dan ketika mereka sampai ke tempat mereka yang disebut “di sana,” mereka menemukan diri mereka dengan pekerjaan yang lebih baik dan rumah yang lebih baik, dan hal-hal menjadi berhasil. Seluruh hidup mereka berubah. Dan tidak akan ada cara untuk mengantisipasi hal ini sebelum mereka mengambil langkah iman itu. Saya katakan, ketika Anda keluar dari keraguan dan menuju ke tempat Anda yang disebut “di sana,” ketika Anda mulai melakukan apa yang Tuhan panggil untuk Anda lakukan, ada penyediaan supranatural. Ini adalah salah satu pelajaran besar dari kehidupan Elia.

elijah-ravens_detailMari kita lihat 1 Raja-raja 17:6:

Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya percaya bahwa karena Allah telah memerintahkan gagak-gagak itu, jika Elia tidak taat, Allah akan masih setia untuk mengirim penyediaan kemana Dia menyuruhnya pergi. Saya percaya bahwa gagak ini akan membawa roti dan daging setiap pagi dan sore tapi itu semua akan menumpuk di samping sungai dan menjadi sampah. Elia bisa mati kelaparan meskipun Allah telah setia menyediakan kebutuhannya.

Berikut ini sesuatu yang lain untuk dipertimbangkan: Bagaimana Elia tahu untuk pergi ke tempat mana di sepanjang sungai Kerit. Jika sungai itu sepuluh mil panjangnya, ia bisa saja lima atau sepuluh mil jauhnya dari tempat gagak yang membawakan dia makanan. Gagak bisa terbang lebih cepat dari pada yang Elia bisa berjalan atau berlari. Saya yakin bahwa salah satu cara ia tahu ia berada di tempat yang tepat itu karena gagak sudah “ada” dengan roti dan daging. Ketika Elia melihat penyediaan yang Allah telah janjikan, itu adalah salah satu tanda bahwa ia berada di tempat yang tepat.

Hal yang sama akan berlaku bagi Anda ketika Anda melangkah. Anda harus mengambil langkah iman tanpa jaminan bahwa hal-hal akan bekerja. Dan kemudian Anda akan mulai melihat penyediaan Tuhan. Ini akan mengkonfirmasi bahwa Anda sedang menuju ke arah yang benar dan melakukan apa yang Dia katakan untuk Anda lakukan. Anda akan mampu mengatakan, “Adalah Tuhan yang mengatakan kepada saya untuk melakukan hal ini.”

Inilah bagaimana itu bekerja dalam hidup saya. Saya belum melihat penyediaan Allah secara kebetulan. Saya telah menerapkan apa yang 1 Raja-raja 17 bicarakan dan mengambil langkah-langkah iman kemana saya berada. Dan saya akan terus mengambil langkah-langkah iman. Yang harus Anda lakukan untuk memulai adalah mengambil langkah iman. Ada tempat yang disebut “disana” untuk Anda. Ini tidak selalu adalah suatu lokasi; Anda mungkin tidak harus mengubah tempat Anda tinggal. Itu bisa saja berupa perubahan sikap atau keputusan yang Anda butuh buat. Tetapi ketika Anda mengambil langkah iman dan mulai mengikuti apa yang Allah beritahu Anda lakukan, ada aliran penyediaan supranatural – tidak hanya keuangan, tetapi juga damai, sukacita, berkat, urapan, pengaruh, kekuasaan, dan otoritas – yang Anda tidak bisa duplikasi dengan semua usaha manusia Anda. Semua hal-hal semacam ini mengikuti kepatuhan terhadap firman Tuhan.

Anda dapat melihat kehidupan Elia; ia bukanlah siapa-siapa sebelum ia mendengar firman dari Tuhan dan bertindak di atasnya. Tapi kemudian – boom – setelah ia melangkah keluar dalam iman, ia menjadi sosok yang dominan di bangsa itu. Dia diberkati, keajaiban-keajaiban mulai terjadi, seseorang dibangkitkan dari antara orang mati, dan suatu kebangunan rohani terjadi. Anda harus menemukan tempat Anda yang disebut “disana” dan kemudian berada di sana! Ini tidak boleh tidak. Saya beritahu Anda, ini bisa mengubah hidup Anda jika Anda mau bertindak di atasnya.

Elia mt-carmel

Catatan:

Tulisan ini adalah terjemahan artikel yang ditulis oleh Andrew Wommack di websitenya.

You can also read the original English article “Lessons From Elijah”.


Sukai blog ini / Like this blog:

Popular Posts